WahanaNews-Sulsel | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara (UPP Sulut) memberikan tegangan listrik (energize) pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV GI Marisa - GI Biomasa di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
General Manager PLN UIP Sulawesi, Defiar Anis, mengatakan, PT PLN akan terus berupaya meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di melalui GoPLN.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Sependapat dengan Statement Personel Siaga PLN 24 Jam: “Ini Bukan Pengorbanan Tapi Ini Tanggungjawab Kami”
"PLN terus meningkatkan keandalan Sistem Kelistrikan, salah satunya di Sulut melalui GoPLN terus berupaya meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi guna penuhi kebutuhan listrik masyarakat dan industri Pohuwato," kata Defiar di Makassar, Senin (30/5/22).
Defiar mengatakan, komitmen PT PLN dalam menyediakan pasokan listrik yang andal terus dibuktikan, kali ini dengan pemberian energi dua gardu induk yakni GI Marisa dan GI Biomasa sebesar 150 kV berlokasi di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Menurut dia, PLN UIP Sulawesi melalui PLN UPP Sulut telah berhasil melakukan pemberian tegangan untuk Sirkit 1 (OPGW) sepanjang 80,59 kilometer sirkit (kms) yang terbentang mulai dari Kecamatan Marisa sampai dengan Kecamatan Popayato.
Baca Juga:
Konsumsi SPKLU Rest Area 130A Cipali Tembus 25 Ribu kWh Saat Mudik Lebaran
Pembangunan SUTT 150 kV GI Marisa - GI Biomasa yang merupakan bagian dari Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK) SUTT 150 kV Marisa - Moutong diselesaikan sekitar 13 bulan dihitung sejak dilakukannya Kick Off Meeting.
“Hal ini merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan mengingat pembangunan SUTT 150 kV GI Marisa - GI Biomasa terbagi atas 3 kontrak pekerjaan," katanya.
Kontrak pekerjaan tersebut yakni pekerjaan SUTT 150 kV Marisa – Moutong (Section 1), SUTT 150 kV Marisa – Moutong (Section 2), dan SUTT 150 kV Pelanggan – Incomer (Marisa-Moutong) dengan total jumlah tower sebanyak 244 tower.