WahanaNews-Sulsel | Jenazah Irma (26) yang ditolak untuk dimandikan karena pihak keluarga kurang biaya Rp 200 ribu ramai diperbincangkan.
Menanggapi hal tersebut Lurah Kalase'rena, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Bakri Imba, langsung membantah kabar tersebut.
Baca Juga:
Siswa SMA di Pinrang Diduga Cabuli 16 Bocah, Bereaksi Sejak Duduk di Bangku SMP
Bakri juga membantah ada permintaan biaya Rp 900 ribu saat memandikan jenazah.
"Tidak ada biayanya Rp 900 ribu untuk mandikan jenazah," Kata Bakri Imba, seperti dilansir dari detikSulsel, Senin (23/5/2022).
Bakri mengatakan tidak ada unsur pemaksaan bagi warganya yang kurang mampu untuk membayar biaya memandikan jenazah.
Baca Juga:
Polisi Periksa Dua Mantan Pacar dan Kerabat Terkait Penemuan Kerangka Feni Ere di Palopo
Menurutnya, biaya memandikan jenazah disesuaikan dengan kemampuan keluarga yang berduka.
"Jadi bukan harus (dibayar Rp 900 ribu). Tidak begitu. Kalau dia warga kita yang kurang mampu, itu akan disesuaikan dengan kemampuannya," bebernya.
Bakri juga menyesalkan informasi beredar bahwa pihak keluarga almarhumah Irma hanya memiliki uang Rp 700 ribu untuk membayar jasa tim pemandi jenazah itu.
Padahal, kata Bakri, persoalan kekurangan uang itu sudah selesai sehingga tim pemandi jenazah pun pulang.
"Ini kan judulnya kurang Rp 200 ribu. Kenapa lagi (keluarga almarhum) kumpul uang padahal ini tim pengurus jenazah sudah pulang," ujarnya.
Bakri juga mengaku bahwa dirinya sempat ditanya oleh Camat Bontonompo soal jenazah Irma yang ditolak dimandikan karena kekurangan uang.
Dia menyatakan, bahwa persoalan ini sudah selesai dan jenazah Irma telah dimakamkan.
"Sudah (dimakamkan) di Kampung Sela. Tidak ada (persoalan lagi). Ini hanya kesalahpahaman," jelasnya.
Untuk menyelesaikan kesalahpahaman ini, Bakri mengatakan pihaknya akan menggelar pertemukan antara pemerintah setempat dengan pihak keluarga almarhum. Harapannya, masalah ini tidak berlarut-larut.
"Rencana besok kita adakan rapat bersama tokoh masyarakat terkait ini dan diundang semua yang terlibat," katanya.
Sebelumnya diberitakan,jenazah almarhumah Irma diduga ditolak dimandikan oleh tim pemandi jenazah.
Pihak keluarga menyebut insiden ini terjadi karena mereka kekurangan biaya memandikan jenazah Rp 200 ribu.
"Jenazah Irma ini ditolak dimandikan oleh tim pemandi jenazah karena kurang Rp 200 ribu," ujar keluarga almarhumah Irma, Takbir Sija, Senin (23/5/2022).
Takbir mengatakan pihak keluarga memang sudah menjalin kesepakatan dengan tim pemandi jenazah dari pihak kecamatan senilai Rp 900 ribu.
Belakangan keluarga kekurangan dana sehingga hanya mampu membayar Rp 700 ribu.
"Biaya memandikan jenazah itu Rp 900 ribu. Tapi yang terkumpul hanya Rp 700 ribu," kata Takbir.
"Lalu kita sampaikan ke tim pemandi ini bahwa siapa tahu bisa dibantu karena kan ada ji juga keluarganya (almarhumah) yang masuk (ikut memandikan)," tambahnya.[jef]