WahanaNews-Sulsel | Selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 1423 H, PLN pastikan listrik tetap aman khusunya untuk sistem kelistrikan wilayah Sulawesi Bagian Selatan.
General Manajer PLN UIKL Sulawesi, Munawar Furqan bersama Direktur Energi Primer PT PLN (Persero) secara langsung meninjau kesiapan pasokan listrik di PLTU Punagaya.
Baca Juga:
Siswa SMA di Pinrang Diduga Cabuli 16 Bocah, Bereaksi Sejak Duduk di Bangku SMP
Dalam kunjungannya, Munawar menagatakan, pihaknya akan terus berupaya memastikan kebutuhan energi primer terpenuhi agar aktivitas dan ibadaj masyarakat berjalan lancar.
“Dengan didukung pasokan listrik yang memadai dari PLN, kami berharap masyarakat tetap nyaman dan fokus beribadah, untuk itu kami juga memastikan kesiapan pada proses hulu, khususnya kebutuhan energi primer dari beberapa pembangkit PLTU,” ujar Munawwar, Minggu (10/4/2022).
Saat ini, kata Munawwar bahwa daya mampu sistem kelistrikan sulawesi bagian selatan mencapai 2500 MW dengan beban puncak mencapai 1605,3 MW sehingga masih ada cadangan sekitar 895 MW.
Baca Juga:
Polisi Periksa Dua Mantan Pacar dan Kerabat Terkait Penemuan Kerangka Feni Ere di Palopo
“Agar masyarakat lebih tenang dan nyaman menjalankan ibadah, PLN juga telah menyiagakan puluhan ribu petugas untuk melayani kebutuhan listrik seluruh pelanggan,” jelasnya.
Ia mengatakan untuk wilayah Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN telah membuka 491 posko dengan personel siaga sebanyak 11.285 orang.
“PLN juga menyiapkan 722 unit alat pendukung pasokan listrik seperti UPS, genset dan trafo mobile,” tambah Munawwar.