Ia mengatakan, REC merupakan sertifikat energi baru terbarukan (EBT) yang dikeluarkan oleh PLN sebagai bukti bahwa konsumen menggunakan listrik yang berasal dari energi hijau dan ramah lingkungan.
"Kita saat ini sedang memasuki era dekarbonisasi, dan dengan membeli REC, pelanggan dapat menunjukkan dukungannya dalam pengembangan EBT sekaligus menekan pelepasan emisi karbon yang berdampak pada perubahan iklim," tambahnya.
Baca Juga:
Kisah Petugas PLN Siaga Layani Masyarakat di Posko Mudik BUMN
Bobby menyampaikan melalui REC, PLN mencoba memberikan opsi bagi pelanggan untuk memenuhi target penggunaan energi baru terbarukan yang transparan, akuntabel, dan dapat diakui secara internasional.
"Dari hasil penjualan REC ini, PLN berkomitmen untuk mengembangkan kapasitas pembangkit EBT untuk menyukseskan transisi energi menuju carbon neutral di tahun 2060," katanya.[jef]