Kemudian di Perairan Spermonde Makassar bagian Barat, Perairan Spermonde Makassar, Perairan Barat Kep. Selayar, Teluk Bone Utara, Teluk Bone Selatan.
Perairan Timur Kep. Selayar, Laut Flores Utara, Laut Flores Barat, Perairan P. Bonerate – Kalaotoa di Utara, Perairan P. Bonerate Kalaotoa di Selatan, dan Laut Flores di Timur. Gelombang dengan kategori tinggi 2,5-4,0 meter terjadi di Selat Makassar bagian selatan, dan Perairan Sabalana.
Baca Juga:
BMKG: Hari Raya Idulfitri, Waspada Hujan Lebat di Dua Hari Lebaran
Status peringatan dini Kota Makassar, Parepare, Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, Gowa Takalar, Jeneponto, dan Kepulauan Selayar.
“Menangani kondisi tersebut, diharapkan para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi,” tegasnya.
Dampak tersebut antara lain banjir bandang, banjir dan stagnasi, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, serta keterlambatan jadwal penerbangan dan pelayaran.
Baca Juga:
BMKG Peringatkan Ancaman Gelombang Tinggi di Perairan Banggai Saat Mudik Lebaran
Masyarakat pun diharapkan selalu mengikuti informasi dari BMKG dan instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik.[mga]