WahanaNews-Sulsel | Jauh dari kata layak, begitulah gambaran yang cocok untuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) 58 Gandung di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang memprihatinkan ini.
Kondisi SD ini sudah bertahun-tahun reyot dan hanya beralaskan tanah, sehingga membutuhkan perhatian serius dari Pemkot Palopo.
Baca Juga:
MY Esti Wijayati Minta BPS Sajikan Data Statistik yang Valid dan Kredibel
Sekolah tersebut terletak di Pegunungan Tandung Kelurahan Peta, Kecamatan Sendana, Kota Palopo.
Sekolah ini diketahui hanya berdindingkan kayu dan beralaskan tanah bekas cor.
"Masalah kondisi fisik untuk tahun ini dapat dana aspirasi dari dewan." ucap Amiruddin, Kepala Sekolah SDN 58 Tandung kepada wartawan, Senin (21/3/2022) malam.
Baca Juga:
14 PMI Masih Hilang, Mafirion Sebut Negara Gagal Lindungi Pekerja Migran
Iwan menuturkan alasan mengapa sekolah itu tak kunjung mendapat bantuan dana rehab dari Pemerintah Daerah (Pemda). Karena jumlah murid di sekolah ini hanya sedikit.
"Untuk kendala kemarin mungkin tidak dapat karena tercatat bahwa mungkin tidak sebanding dengan jumlah siswa." Katanya.
Iwan mengaku, jika bantuan cair, pihak sekolah ingin lebih dulu membenahi lantai sekolah yang masih beralaskan tanah.
Hanya saja belum dipastikan kapan bantuan tersebut akan diterima.
"Itu sasaran utama yang mau dibenahi katanya nanti, Jadi yang diutamakan nanti ini bantuan yang datang adalah masalah lantainya." bebernya.
Diketahui, kondisi memprihatinkan yang dialami sekolah tersebut sudah berlangsung selama belasan tahun.
Hingga kini pihak sekolah berupaya memperbaiki kondisi yang ada bersama dengan sejumlah relawan Pendidikan dengan menggunakan alat seadanya.
"Kalau papan kelas yang rusak dibongkar papan yang masih bagus terus dipakai perbaiki kelas yang lain." ucap Adi, salah satu member Relawan Pendidikan Indonesia.[jef]