WahanaNews-Sulsel | Sebagai akses jalan alternatif bagi masyarakat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) membangun dua paket jalan.
Pembangunan dua paket jalan tersebut, dianggarkan dana senilai Rp35,6 Miliar.
Baca Juga:
Buron 16 Bulan, Pria di Jeneponto Ditangkap Usai Perkosa dan Bunuh Tantenya Sendiri
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, dua paket pembangunan itu adalah jalan ruas Rantepao - Sa’dan - Batusitanduk di Kabupaten Luwu.
“Untuk tahun 2022 ini, ada dua paket pengerjaan pembangunan pada ruas jalan ini,” katanya, Minggu (15/5/2022).
Dijelaskan, pengerjaan dua paket pembangunan jalan ruas Rantepao - Sa’dan - Batusitanduk sudah mulai dikerjakan.
Baca Juga:
Berduan Sama Staf Wanita PPPK di Penginapan, Oknum Lurah di Sulsel Digerebek
Ruas jalan provinsi yang berada di Kabupaten Luwu dan Kabupaten Toraja Utara ini dikerjakan secara bertahap.
Pada tahun 2020 lalu, telah ditangani sepanjang 3 km. Sementara tahun 2021 telah ditangani sepanjang 11,40 km.
“Ruas ini menghubungkan wilayah Toraja Utara dengan Batusitanduk di Kabupaten Luwu,” terangnya.
Jalan ini juga menjadi akses yang digunakan masyarakat sebagai jalur alternatif penunjang, jika jalan nasional pada ruas Rantepao - Palopo tidak dapat dilalui.
Gubernur Andi berharap infrastruktur ini segera bisa dinikmati masyarakat dalam memudahkan kegiatan masyarakat sehari-hari.
“Selain itu bisa menjadi akses yang digunakan masyarakat sebagai jalur alternatif penunjang. Kelancaran transportasi akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi bagi Toraja dan Luwu Raya,” tutupnya.[jef]