WahanaNews-Sulsel | Sepenjang 1.027 kilometer (km) ruas jalan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mengalami kerusakan.
Untuk memperbaiki 1.027 km jalan yang rusak itu, membutuhkan anggaran sebesar Rp 1,8 triliun.
Baca Juga:
159 Tahun Jeneponto, Gubernur Sulsel Berikan Bantuan Dana Rp 10 Miliar
Secara keseluruhan, total ruas jalan di Kabupaten Bone mencapai 2.322,58 km, namun, baru 1.294,93 km ruas jalan yang dalam keadaan bagus.
"Kita butuh Rp 1,8 triliun untuk perbaikan jalan di Bone. Itu hanya hitungan hotmix yang biayanya Rp 2,7 miliar per kilometer, karena kalah beton Rp 4 miliar per kilometernya," kata Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Bone, Jibang, seperti dilansir dari detikSulsel, Kamis (17/3/22).
Kerusakan jalan di bawah penanganan Bone ini disebabkan genangan air dan banjir. Selain itu banyak kendaraan muatan berlebih melintasi ruas jalan kabupaten Bone yang hanya bisa menahan beban maksimal 5 ton.
Baca Juga:
Viral! Wanita Rentenir di Sulsel, Larang Pemakaman Jenazah Karena Belum Bayar Hutang
"Pekerjaan jalan ini sudah berjalan semua. Dan insyaallah ditarget rampung semua bulan Juni nanti," sambung Jibang.
Perbaikan infrastruktur di Bone juga diakomodir lewat pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 300 miliar. Anggaran itu akan mengerjakan 13 paket jalan, 61 ruang, dan empat jembatan.
"Jika dikonversi dengan panjang jalan ada sekitar 20 Km beton, 76 Km Hotmix. Untuk wilayah Bone Utara karena daerah banjir dilakukan beton. Sedangkan jembatan ada empat, panjangnya semua 80 meter," beber dia.
Sementara sejumlah warga Dusun Benteng, Desa Buareng Kecamatan Kajuara membentangkan spanduk sebagai tanda protes kepada pemerintah yang belum memperbaiki jalan. Pohon pisang pun ditanam di tengah jalan berlumpur.
"Kita berharap jalanan tersebut mendapatkan perhatian dari pemerintah terkait. Kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur sangat membahayakan pengguna jalan," ucap warga Desa Buareng, Khaerul Saleh, Kamis (17/3).
Dia menyebut jalan tersebut sudah puluhan tahun tidak pernah tersentuh aspal. Selama beberapa periode pergantian kepala desa tidak pernah ada perhatian mengenai pembangunan infrastruktur jalan.
Penjelasan Kadis PUPR Bone
Kepala Dinas (PUPR) PUPR Bone, Askar mengaku sudah menerima aspirasi warga di wilayah itu. Stafnya pun diturunkan mengecek lokasi jalan rusak yang dimaksud.
"Apakah lokasi yang diprotes warga tersebut masuk lokasi jalan desa atau kabupaten. Ini sementara kami kroscek," ucap dia.
Askar melanjutkan kalaupun masuk jalan kabupaten, pengerjaannya tidak bisa berjalan tahun ini.
Lantaran program perbaikan infrastruktur jalan itu sudah tertuang di APBD 2021, dan memang belum dianggarkan untuk pembenahan jalan di Desa Buareng.
Sebagai informasi, total ruas jalan keseluruhan di Bone, Sulsel mencapai 2322,58 kilometer. Jalan tersebut terdiri dari jalan kabupaten sepanjang 1.500 km dan jalan desa 944 km.[jef]