Di samping itu, BMKG mencatat setidaknya sudah terjadi lima kali gempabumi susulan (aftershock) yang terjadi setelah gempabumi M 7.4.
Berikut rinciannya; M 5.6 pada pukul 10.41 Wib di 7.81 LS dan 122.34 BT, M 5.5 pada pukul 10.47 Wib di 7.55 LS dan 121.75 BT, M 5.0 pada pukul 12.46 Wib di 7.45 LS dan 121.38 BT, M 5.4 pada pukul 15.31 Wib di 7.59 LS dan 122.40 BT dan M 5.2 pada pukul 15.57 Wib di 7.70 LS dan 122.40 BT.
Baca Juga:
Muncul Fenomena di Jawa-Nusa Tenggara, BMKG Keluarkan Peringatan Periode 1-4 Mei 2026
"Hingga siaran pers ini diturunkan, seluruh anggota BPBD setempat telah turun ke lapangan untuk kaji cepat dan monitoring dampak yang ditimbulkan dari gempabumi M7.4 itu," katanya. [nik]