Dalam penjelasannya, Adrin mengatakan curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan tanah menjadi lunak.
Kekuatan tanah pun berkurang hingga menjadikan tanah bergerak.
Baca Juga:
Tanah Bergerak di Babakan Madang, 11 Rumah Warga Rusak
Kondisi ini akan diperparah jika tanah memiliki kemiringan yang curam.
Lama-kelamaan, secara perlahan, tanah akan mulai bergerak hingga pada akhirnya bisa terjadi longsoran.
Selain faktor yang disebutkan tadi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga memaparkan bahwa tanah bergerak bisa disebabkan oleh alih fungsi lahan.
Baca Juga:
Ketua DPRD Sulbar dan Kadis PUPR Tinjau Tanah Bergerak di Mamuju Tengah
Biasanya, tanah yang semula berisi tanaman keras yang dapat menyerap air dan memperkuat struktur tanah mulai dialih fungsikan menjadi lahan persawahan.[jef]