Padahal, kata Bakri, persoalan kekurangan uang itu sudah selesai sehingga tim pemandi jenazah pun pulang.
"Ini kan judulnya kurang Rp 200 ribu. Kenapa lagi (keluarga almarhum) kumpul uang padahal ini tim pengurus jenazah sudah pulang," ujarnya.
Baca Juga:
Siswa SMA di Pinrang Diduga Cabuli 16 Bocah, Bereaksi Sejak Duduk di Bangku SMP
Bakri juga mengaku bahwa dirinya sempat ditanya oleh Camat Bontonompo soal jenazah Irma yang ditolak dimandikan karena kekurangan uang.
Dia menyatakan, bahwa persoalan ini sudah selesai dan jenazah Irma telah dimakamkan.
"Sudah (dimakamkan) di Kampung Sela. Tidak ada (persoalan lagi). Ini hanya kesalahpahaman," jelasnya.
Baca Juga:
Polisi Periksa Dua Mantan Pacar dan Kerabat Terkait Penemuan Kerangka Feni Ere di Palopo
Untuk menyelesaikan kesalahpahaman ini, Bakri mengatakan pihaknya akan menggelar pertemukan antara pemerintah setempat dengan pihak keluarga almarhum. Harapannya, masalah ini tidak berlarut-larut.
"Rencana besok kita adakan rapat bersama tokoh masyarakat terkait ini dan diundang semua yang terlibat," katanya.
Sebelumnya diberitakan,jenazah almarhumah Irma diduga ditolak dimandikan oleh tim pemandi jenazah.