Sulsel.WAHANANEWS.CO, Makassar - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP Sulawesi menyalurkan bantuan di bidang pendidikan dan ekonomi melalui Program Kartini YBM PLN kepada 16 muslimah tangguh yang menjadi tulang punggung keluarga di enam kabupaten/kota, yakni Makassar, Gowa, Takalar, Maros, Pangkep, dan Wajo.
Bantuan berupa dana insentif tersebut diberikan kepada perempuan prasejahtera yang berperan sebagai pendidik dan pelaku usaha mikro, seperti guru TK, guru SD Qur’an, guru mengaji, hingga pedagang kecil.
Baca Juga:
PLN UP3 Sumedang Siagakan Kelistrikan Tanpa Kedip pada Puncak HJS ke-448
Program ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan nyata bagi perempuan yang tetap berdaya di tengah keterbatasan serta berkontribusi bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pemberdayaan perempuan agar semakin mandiri dan berdaya saing.
Baca Juga:
Dukung Ekosistem Baru EBT, ALPERKLINAS Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Biomasa Pembangkit Listrik
“Semangat Kartini tercermin dari ketangguhan para perempuan ini dalam menjalankan peran ganda sebagai penggerak ekonomi keluarga sekaligus pendidik di masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus untuk meningkatkan kesejahteraan serta memperluas dampak positif yang mereka berikan,” ujarnya.
Salah satu penerima manfaat, Ernawati Yusuf, yang berprofesi sebagai guru TK, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat membantu keberlangsungan ekonomi keluarganya.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, khususnya perempuan yang terus berjuang melalui pendidikan dan usaha kecil untuk menopang keluarga. Kami merasa diperhatikan dan semakin termotivasi untuk terus berkarya dan mandiri,” tuturnya.
Program Kartini YBM PLN merupakan bagian dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah pegawai Muslim PLN yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan di sektor pendidikan dan ekonomi.
Melalui program ini, PLN UIP Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendorong perempuan Indonesia menjadi lebih berdaya, mandiri, dan berkontribusi dalam pembangunan sosial ekonomi yang berkelanjutan.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]